GROBOGAN – Bupati Grobogan Hj Sri Sumarni SH MM menyampaikan maaf atas kekurangannya selama ini menjabat sebagai bupati. Ia mengaku sudah berusaha maksimal agar daerahnya bisa lebih maju dan masyarakatnya bertambah sejahtera,
“Saya meminta maaf kepada seluruh warga Grobogan selama menjadi bupati Grobogan ada kekurangan. Saya sudah berusaha semaksimal mungkin membangun Grobogan,” ujarnya saat di hadapan peserta upacara peringatan Hari Ibu ke 96 dan Hari Bela Negara ke-76, Senin pekan lalu.
Dirinya mengklaim selama memimpimp Grobogan telah berhasil membangun hingga ke pelosok desa. Jika diprosentase, jalan kabupaten saat ini 86 persen sudah dalam kondisi baik.
Tidak hanya itu, juga telah membangun dua RSUD, yakini RSUD Ki Ageng Selo dan Ki Ageng Getas Pendowo, pembangunan Gor Simpang Lima, Alun-alun Purwodadi, Taman Kuliner, trotoar dalam kota, dan pembangunan infrastruktur lainnya.
”Namun keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari partisipasi dan dukungan masyarakat. Terima kasih kepada warga masyarakat Grobogan yang telah memberikan amanah kepada saya selama dua periode. Saya akan purna di Februari 2025 nanti. Jika apa yang saya lakukan belum sempurna, saya minta maaf sebesar-besarnya,” pintanya.
Dalam acara memperingati Hari Ibu Hari Bela Negara. Bupati mengatakan, bangsa ini dibangun dari fondasi perjuangan para perempuan yang tak pernah lekang semangatnya. Sejumlah nama pahlawan perempuan seperti RA Kartini, Cut Nyak Dien, Cut Meutia, Fatmawati, Nyai Ageng Serang, Marta Kristina Tia-hahu, Rasuna Said, dan Laksamana Mala-hayati.
“Kongres Perempuan pertama pada 22 Desember 1928 di Yogyakarta menjadi tonggak sejarah dan titik penting perjuangan pergerakan perempuan di masa pra kemerdekaan RI. Momentum bersejarah ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Nasional aada tahun 1959 oleh Presiden Soekarno, yang dinamakan Hari Ibu,” terang Bupati. (Red-LJ)